Bilung

Bilung atau Sarawita adalah seorang tokoh pewayangan yang berwujud raksasa kecil dan berteman dengan para Punakawan. Dia adalah sahabat dari Togog dan ke mana pun pergi mereka selalu berdua. Bilung digambarkan sebagai tokoh dari luar Jawa yaitu Melayu. Bilung sering kali menggunakan bahasa campuran Jawa & Melayu. Setiap bertemu dengan Petruk, dia selalu menantang berkelahi dan mengeluarkan suara kokok seperti ayam jago. Tapi, sekali dipukul oleh Petruk, dia langsung kalah dan menangis. Dalam beberapa cerita wayang, Bilung yang memiliki nama lain Sarawita ini kadang-kadang berperan menjadi Punakawan yang memihak musuh. Biasanya, Bilung akan memberi masukan yang baik kepada majikannya. Tetapi, bila masukannya tidak didengarkan oleh majikannya, dia akan berbalik memberi berbagai masukan yang buruk.
Versi Banyumasan
[sunting | sunting sumber]Dalam pewayangan gagrag Banyumasan, Bilung selalu dipanggil Sarawita atau Rita dan memiliki penampakan yang berbeda dengan Bilung versi Mataram maupun Surakarta. Sarawita Banyumasan bertubuh lebih kurus, lebih kecil, dan kadang-kadang menggunakan penutup kepala berwarna merah. Saat bercengkrama dengan Togog ia sering menggunakan bahasa Banyumasan dan ciri khasnya ada pada suara yang melengking dan serak. Sering kali ia melontarkan humor-humor saat bersama Togog sehingga kehadirannya kerap dinantikan penonton.
Masyarakat dan Budaya
[sunting | sunting sumber]Masyarakat transmigran etnis Jawa dan suku pendatang lain di Lampung sering kali menyebut suku Lampung asli sebagai "Mbilung" atau "Mbelong". Penyebutan rasis ini berasal kemiripan antara watak Mbilung dalam perwayangan dengan sifat suku Lampung. Sebagian suku Lampung asli yang acapkali berperilaku negatif dan primitif, seperti mencuri, membegal, melakukan pemalakan, dan selalu membawa senjata tajam atau badik ketika bepergian. Suku Lampung asli pun biasanya lebih mengedepankan emosi dan kekerasan dalam menghadapi masalah dan akan pergi mengadu kepada teman atau keluarganya jika mereka tidak dapat menyelesaikannya sendiri.