Lompat ke isi

Nu'aim bin Hammad

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Nu'aim bin Hammad (m. 228H) adalah seorang ulama dan ahli hadis pada abad ke-3 H. Ia merupakan guru dari Imam Bukhari. Nu'aim bin Hammad merupakan salah seorang penulis kitab hadis dalam bentuk musnad.

Pekerjaan

[sunting | sunting sumber]

Nu'aim bin Hammad merupakan seorang ulama yang hidup semasa dengan Imam Bukhari.[1] Ia menjadi salah seorang guru bagi Imam Bukhari.[2] Nu'aim bin Hammad merupakan ahli hadis.[3] Imam Bukhari memperoleh pujian dari Nu'aim bin Hammad dengan disebut sebagai fakih dalam bidang hadis pada masa hidupnya.[1]

Karya tulis

[sunting | sunting sumber]

Nu'aim bin Hammad merupakan salah satu penulis kitab hadis dalam bentuk musnad.[4]

Al-Fitan merupakan buku pertama dalam literatur Islam yang isinya mengisahkan tentang perpecahan di antara umat Islam.[5] Pembahasan di dalam Al-Fitan bersifat komprehensif dalam menyediakan hadis untuk masalah yang spesifik.[6] Al-Fitan khususnya membahas mengenai fitnah yang menjadi pertanda dari hari kiamat. Al-Fitan terutama sesuai untuk pembaca dengan ilmu Islam yang mapan dan tidak sesuai untuk pembaca dengan tingkat ilmu masih pemula. Kekurangan buku Al-Fitan sebagai literatur Islam ialah terdapat banyak cerita aneh yang berasal dari hadis palsu, atsar yang palsu dan pemahaman-pemahaman yang bersifat negatif menurut Islam.[5] Hadis dan atsar di dalam Al-Fitan umumnya tidak ditemukan di dalam kitab-kitab hadis yang masyhur.[6]

Nu'aim bin Hammad meninggal pada tahun 228 H.[7]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ a b Imawan, Dzulkifli Hadi (Oktober 2021). Pengantar Ringkas Memahami Ilmu Hadis (PDF). Yogyakarta: DIVA Press. hlm. 68–69. ISBN 978-623-293-560-0. 
  2. ^ as-Sidawi, Abu Ubaidah Yusuf bin Mukhtar (September 2017). Manhaj Salafi Imam Syafi'i (PDF). Gresik: Yayasan Al Furqon Al Islami. hlm. 76. ISBN 978-602-14469-1-1. 
  3. ^ Tuasikal, M. A., dan Hakim, M. S. (Agustus 2020). Ristianto, I., dan Rezki Hr., M., ed. Jawaban Cerdas di Manakah Allah? (PDF). Gunungkidul: Pesantren Darush Sholihin. hlm. 119. 
  4. ^ Jumarim, Fadli, A., dan Tamimi, M. (Desember 2021). Sa’i, Muhammad, ed. Hadis Perspektif Gender (PDF). Mataram: UIN Mataram Press. hlm. 59. ISBN 978-623-98882-5-1. 
  5. ^ a b Al-Mubayyadh, Muhammad Ahmad (2014). Ensiklopedi Akhir Zaman. Solo: Granada Mediatama. hlm. 31. ISBN 978-979-369-312-5. 
  6. ^ a b Mumazziq Z., Rijal, ed. (Februari 2015). Metode Takhrīj Al-Hadith dan Penelitian Sanad Hadis [Uşūl al-Takhrīj wa Dirāsat al-Asānid] (PDF). Diterjemahkan oleh Nasir, M. Ridlwan. Surabaya: Imtiyaz. hlm. 115. 
  7. ^ Unit Kajian Ilmiah Departemen Fatwa (2016). Empat Madzhab Fiqih: Imam, Fase Perkembangan, Ushul dan Pengaruhnya (PDF). Diterjemahkan oleh Pogo, T., dan Zuhriyah, S. Jakarta Timur: Pustaka Ikadi. hlm. 161. ISBN 978-602-8399-35-7.